![]() |
| Seriwang nusa-tenggara/Terpsiphone floris (jantan) |
Semalam saya tidak menyetel alarm karena mencoba untuk tidak dibangunkan olehnya. Alasannya sederhana yaitu melatih kebiasaan bangun pagi. Hasilnya, saya tersadar dan sempat bangun pukul 05.09. Setelah itu saya kembali meraih selimut. Melanjutkan mimpi di atas kasur hingga tersadar kembali pukul 06.30. Dengan terburu-buru, saya beranjak dari sana. Melakukan rutinitas seperti biasanya sebelum menuju ke hutan untuk melakukan birding di hari yang keempat.
Saya berangkat dari rumah menuju ke Woang pukul 06.40 untuk menjemput kerabat saya, Avelino. Sepanjang jalan, banyak anak sekolah dan pegawai kantoran yang saya jumpai. Juga beberapa petugas kebersihan di sekitar kantor bupati. Maklum, hari ini adalah hari senin. Satu-dua toko pun sudah mulai dibuka. Saya dan Avellino berangkat dari Woang menuju ke Golo Lusang pukul 07.15. Sempat singgah sebentar di kios depan Agape untuk membeli sebungkus rokok Arrow. Dari sana, kami pun melajukan kendaraan. Menahan hawa dingin kota Ruteng. Sepanjang jalan, ada banyak hal yang kami perbincangkan. Ha, hi, oh adalah kata-kata yang sering terdengar seakan-akan memahami topik. Nyatanya, tak ada satupun diantara kami yang memahami topik perbincangan tersebut setelah Avelino mengulang kembali pembicaraan tersebut saat tiba di Golo Lusang. Kami tiba di sana pukul 07.25.
Kicauan Kancilan Flores/Pachycephala nudigula menyambut kedatangan kami. Mas penjual bakso sedang memasang terpal di tenda kecil yang berukuran 2x3m. Sepertinya ia tiba lebih awal dari kami berdua. Pemandangan ke arah selatan dengan langit cerah membuat Avelino langsung mengambil kesempatan tersebut untk berfoto. Saya mengambil teropong dan mulai mengamati sekitar. Sepasang Cikrak flores/ terbang satu dahan ke dahan yang lain di pohon pakis. Juga Walet tenggara yang memamerkan kehebatan terbangnya. Satu dua kendaraan roda dua dan roda empat dari arah Iteng -Ruteng maupun arah sebaliknya sudah mulai bermunculan. Ada yang berhenti di sana untuk menikmati semangkuk bakso panas dan ada juga yang berhenti untuk beristirahat sebentar lalu melanjutkan perjalanan.
Saya dan Avelino menghabiskan waktu 30 menit di Golo Lusang sebelum memutuskan untuk berpindah tempat. Perlahan-lahan sinar matahari terhalang oleh kabut yang memeluk poco Gurung. Kami berkendara dengan santai sambil mengambil video di sekitar menggunakan GoPro Hero 7. Sepasang Decu belang/Saxicola caprata sedang bermalas-malasan di kabel listrik. Avelino pun meminjam teropong dari saya untuk mengamatinya. Dari sana, kami pun bergegas menuju ke pos jaga BKSDA untuk mengidentifikasi spesies yang lain. Namun, hanya kicauan dari Sunda Brush Cuckoo, Russet-capped Tesia dan Flores Shortwing yang terdengar. Sya pun mengambil handphone. Memutar rekaman untuk mencoba memancing Flores shortwing, tetapi usaha itu tidak sia-sia karena saya berhasil mengamatinya walau hanya sebentar ketika burungnya mengetahui keberadaan saya.
Ketika melakukan pengamatan di sekitar area pos, saya menyadari ada sesuatu yang bergerak di kaki. Dan ternyata dua pacet sudah sedari tadi melakukan aksinya secara diam-diam. Dengan segera saya menyingkirkannya. Kami berdiam di situ selama 30 menit sebelum akhirnya memutuskan untuk kembali pukul 08.30 karena ada agenda kerja lain yang mesti diselesaikan dengan segera.
Golo Lusang, 04 Maret 2024

Comments